SURABAYA – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga dan kerabat atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8).
Sebagai bentuk solidaritas, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur akan menggelar doa bersama pada Minggu (31/8) pukul 20.00 WIB di Taman Apsari, Surabaya. Doa lintas agama ini terbuka untuk umum.
“Doa bersama ini bukan aksi politik. Ini penghormatan terakhir bagi almarhum sekaligus ruang refleksi agar kita tetap menjaga hati dan suasana kota kondusif,” kata ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, Sabtu (29/8).
Heru menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan. “Saya sangat prihatin dan sedih. Di tengah gelapnya duka, doa adalah cahaya kecil yang bisa kita hadirkan,” ujarnya.
Dipilihnya Taman Apsari, lanjut Heru, karena merupakan ruang publik yang biasa menjadi tempat warga melepas penat.
Pihaknya berharap doa bersama ini mempererat solidaritas masyarakat pascainsiden 28 Agustus.
“Surabaya adalah rumah bersama. Jangan sampai duka ini memecah belah. Justru doa bersama bisa menjadi perekat,” imbuhnya.
MAKI Jatim berharap tragedi ini bisa menjadi momentum refleksi. “Kami ingin agar ke depan, tidak ada lagi nyawa yang terenggut sia-sia. Affan sudah pergi, tetapi suaranya tetap hidup dalam doa dan solidaritas kita,” tutup Heru.